Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Vote the Magic of Edelweiss, Vote the Magic of Love
17 Maret 2025 15:39 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Fransisca Susanti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Dear Teman kumparan,
Tolong dukung scriptku yang berjudul the Magic of Edelweiss di link INI (klik Finalists Voting) agar bisa difilmkan dan ditayangkan di 133 negara. Trims banyak =)
ADVERTISEMENT
Terafty merupakan platform streaming Korea. Pengiriman naskah berlangsung dari 9 Desember 2024 hingga 21 Februari 2025. Pengumuman finalis tanggal 3 Maret 2025. Periode voting 11-17 Maret 2025. Pengumuman pemenang 21 Maret 2025.
Finalist kontes film pendek Terafty ketiga ialah sebagai berikut.
Hello Naima - Helin Marlina
Losing Game (지는 게임) - Jihoon Cho
Love.ai - Janina Bernardo
Miss Maskie #Iris - Simba Brenda
Requiem - Sara Abouhazm
Special Tom Yum Soup - Maria Novianita Mulyani
The Magic of Edelweiss - Fransisca Susanti Wiryawan
Kisah ini tak hanya mempromosikan keindahan Gunung Ciremai, Indonesia, tapi juga Gunung Hallasan dan Air Terjun Cheonjeyeonpokpo di Korea Selatan.
Kim Nari kecil melemparkan lembar demi lembar kelopak bunga Edelweiss (yang ditanam di rumah kaca ayahnya) ke Air Terjun Cheonjeyeonpokpo. Setiap lembaran kelopak bunga mengandung mimpi dan harapannya. Siapa sangka ia berhasil menemukan belahan jiwanya karena bunga cinta abadi tersebut.
ADVERTISEMENT
Kim Nari dewasa melakukan kolaborasi penelitian keberlanjutan hutan di Taman Nasional Ciremai, Indonesia. Dimas Adrian, rekan kerjanya, jatuh cinta setengah mati dengan Kim Nari hingga memberinya bibit bunga Edelweiss untuk dirawat. Padahal Kim Nari mencintai pria lain, sahabatnya yang sesama orang Korea Selatan.
Bagaimana akhir kisah cinta dua warga negara yang berbeda ini?
Mereka berbeda adat istiadat. Berbeda cara berpikir.
Hanya keajaiban Edelweiss yang bisa menjawabnya.
Kisah ini terinspirasi dari Edelweiss, cinta abadi.
Upaya konservasi Taman Nasional Ciremai yang sering mengalami kebakaran hutan.
Slamet, si macan tutul hitam yang ganteng (sedikit ulasan dalam scriptku).
Juga pemandangan indah dari Gunung Ciremai, Gunung Hallasan, dan Air Terjun Cheonjeyeonpokpo.
Terimakasih banyak. Semoga keajaiban cinta Edelweiss menyertai kita =)
ADVERTISEMENT