Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Monte Carlo: Mewahnya Magnet Investasi & Pariwisata Dunia yang Patut Dicontoh
3 April 2025 10:56 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Syaefunnur Maszah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Monte Carlo, distrik ikonik di negara mungil Monako, telah lama menjadi simbol kemewahan dan eksklusivitas di kawasan Eropa. Terletak di tepi Laut Mediterania, Monte Carlo merupakan bagian dari Kepangeranan Monako yang berbatasan langsung dengan Prancis dan hanya berpenduduk sekitar 38 ribu jiwa. Sejak abad ke-19, ketika keluarga Grimaldi mulai membangun kawasan ini sebagai destinasi elit, Monte Carlo menjelma menjadi pusat perhatian para bangsawan dan konglomerat Eropa. Monako, meski kecil secara geografis, mampu memanfaatkan posisi strategisnya di selatan Prancis dan iklim Mediterania yang bersahabat sebagai keunggulan pariwisata dan daya tarik investasi.
ADVERTISEMENT
Keberhasilan Monte Carlo tidak hanya karena keindahan alam atau sejarah panjangnya sebagai destinasi elite, tetapi juga karena kepiawaian pemerintah Monako dalam membangun citra negara sebagai surga fiskal dan zona eksklusif investasi. Dengan sistem pajak yang ramah investor, tidak adanya pajak penghasilan bagi penduduk, dan infrastruktur kelas dunia, Monte Carlo menjadi magnet bagi investor global, terutama dalam sektor real estat, keuangan, dan leisure economy. Model ini menarik perhatian banyak negara, termasuk Indonesia, yang sedang berjuang memperkuat daya saing investasinya.
Pariwisata Monte Carlo pun berkembang sinergis dengan investasi. Grand Prix Formula 1 Monako, museum seni modern, marina untuk kapal pesiar mewah, pusat konferensi internasional, hingga hotel-hotel berbintang lima menjadi ekosistem yang saling menopang. Pariwisata bukan sekadar menyuguhkan pengalaman, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menarik dana global. Negara ini menjual eksklusivitas, pengalaman unik, dan stabilitas politik sebagai paket investasi tak ternilai. Strategi branding Monte Carlo sangat kuat: sebuah tempat di mana kekayaan dan gaya hidup elite menjadi pemandangan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
w
Bagi Indonesia, Monte Carlo memberikan pelajaran penting tentang bagaimana skala kecil bukanlah halangan untuk menjadi besar di mata dunia. Kota-kota kecil seperti Labuan Bajo, Mandalika, dan Raja Ampat memiliki potensi serupa jika dikembangkan dengan pendekatan eksklusivitas dan keberlanjutan. Alih-alih membangun destinasi massal, Indonesia dapat menciptakan kantong-kantong wisata premium yang menyasar segmen pasar kelas atas global, yang secara ekonomi lebih menguntungkan dan berkelanjutan.
Selain itu, strategi fiskal Monako dapat menjadi inspirasi untuk zona ekonomi khusus di Indonesia. Dengan insentif pajak dan kepastian hukum, kawasan seperti Batam dan KEK Mandalika dapat dikembangkan sebagai magnet investasi baru. Bukan semata menjiplak sistem pajak Monako, tetapi dengan merancang skema regulasi yang mendorong investor masuk, menciptakan ekosistem investasi yang terintegrasi dengan pariwisata dan teknologi.
ADVERTISEMENT
Namun, penting juga diingat bahwa keberhasilan Monte Carlo tidak lepas dari integritas tata kelola dan sistem hukum yang kuat. Indonesia harus belajar bahwa investasi besar hanya akan datang ke tempat yang stabil, transparan, dan memiliki sistem hukum yang dapat dipercaya. Oleh karena itu, reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi menjadi kunci agar destinasi premium Indonesia mampu bersaing dengan Monte Carlo dan negara lain.
Daya tarik Monte Carlo bukan sekadar soal uang atau kemewahan, tetapi bagaimana tempat kecil mampu memainkan peran global melalui perencanaan strategis, keberanian mengambil kebijakan tak populer, dan konsistensi dalam menegakkan hukum. Indonesia, dengan kekayaan alam dan budaya yang jauh lebih besar, memiliki modal itu—tinggal bagaimana kehendak politik dan visi jangka panjang dijalankan dengan serius.
ADVERTISEMENT
Monte Carlo telah menjadi simbol kemewahan yang tak lekang oleh waktu, tetapi di balik kilaunya terdapat pelajaran mendalam tentang tata kelola, strategi investasi, dan pembangunan pariwisata berkelas dunia. Jika Indonesia ingin menempatkan diri sebagai kekuatan pariwisata dan investasi global, saatnya mulai belajar dari kota mungil di tepi Laut Mediterania ini.