Konten dari Pengguna

4 Cara Menyimpan Rawon untuk Lauk saat Lebaran

Tips dan Trik
Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
2 April 2025 22:46 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi untuk Cara menyimpan rawon. Sumber: pexels.com/Emre Vonal
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Cara menyimpan rawon. Sumber: pexels.com/Emre Vonal
ADVERTISEMENT
Rawon adalah salah satu kuliner asli Indonesia yang sering disajikan hidangan Lebaran. Cara menyimpan rawon yang benar perlu diketahui agar rawon dapat dikonsumsi dalam waktu yang lama.
ADVERTISEMENT
Rawon adalah sup daging asal Jawa Timur yang terkenal dengan kuah berwarna hitamnya. Menu ini memiliki rasa yang khas yang berasal dari bumbu kluwek.

Cara Menyimpan Rawon agar Awet sebagai Lauk Lebaran

Ilustrasi untuk Cara menyimpan rawon. Sumber: pexels.com/Teona Swift
Menurut buku Makanan Tradisional Indonesia Seri 2: Makanan Tradisional yang Populer (Sup, Mi, Set Menu Nasi, Nasi Goreng, dan Makanan Berbasis Sayur), Umar Santoso, Murdijati Gardjito, dan Eni Harmayani (2019: 19), rawon atau juga dikenal sebagai nasi rawon adalah sup khas Jawa Timur dengan kuah yang berwarna cokelat kehitaman.
Warna kuah rawon yang pekat ini berasal dari bumbu istimewa bernama kluwek. Selain warna, kluwek juga memberi rasa gurih yang khas pada kuah rawon.
Supaya rawon dapat awet sebagai lauk, rawon perlu disimpan dengan cara yang tepat. Berikut ini cara menyimpan rawon agar dapat dikonsumsi dalam waktu yang lama.
ADVERTISEMENT

1. Pisahkan daging dan Kuah Rawon

Jika rawon dibuat dalam porsi yang besar, sebaiknya daging dan kuah dipisah saat disimpan. Cara ini dilakukan supaya tidak mudah hancur saat dipanaskan.

2. Simpan dalam Wadah Kedap Udara

Simpan rawon dalam wadah kedap udara untuk menghindari bakteri. Untuk rawon dengan porsi yang tidak banyak, seperti lima atau enam porsi, sebaiknya disimpan dalam wadah yang sama.

3. Simpan dalam Kulkas

Jika tidak sedang dikonsumsi, sebaiknya rawon disimpan terlebih dahulu dalam kulkas lalu keluarkan dan panaskan saat akan dimakan. Rwon dapat bertahan sampai tiga hari apabila disimpan dalam kulkas di bawah suhu lima derajat Celsius.

4. Simpan dalam Freezer

Jika ingin menyimpan rawon dalam waktu yang lama, maka rawon harus disimpan dalam freezer pada suhu minus 18 derajat Celsius. Rawon yang disimpan di freezer dapat bertahan hingga enam bulan.
ADVERTISEMENT
Saat akan dikonsumsi, rawon dikeluarkan dari freezer lalu tunggu sampai mencair kemudian dipanaskan. Panaskan kuah terlebih dahulu lalu masukkan daging.
Demikian empat cara menyimpan rawon supaya awet. Dengan cara-cara yang telah dijelaskan di atas, rawon dapat bertahan lama dalam waktu yang lama dan cita rasanya terjaga. (IND)