Konten Media Partner

Mengenal Hari Raya Nyepi dan 4 Larangannya

4 April 2025 20:45 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi perayaan Hari Raya Nyepi/ Dokumen Kumparan.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perayaan Hari Raya Nyepi/ Dokumen Kumparan.
ADVERTISEMENT
Hari Raya Nyepi merupakan perayaan tahun baru dalam kalender Saka yang dirayakan oleh umat Hindu. Perayaan ini berbeda dengan perayaan hari biasa lainnya yang penuh dengan kemeriahan, perayaan ini justru dirayakan dengan suasana hening.
ADVERTISEMENT
Nyepi berasal dari kata "sepi" yang artinya hening atau sunyi. Dalam perayaan tersebut, umat Hindu akan melaksanakan ibadah berupa Catur Brata Penyepian, yaitu 4 larangan untuk mengendalikan diri dan merefleksikan kehidupan.
Berikut merupakan 4 larangan Catur Brata Penyepian:
Amati Geni merupakan larangan untuk tidak menyalakan api, listrik, cahaya, bahkan memasak. Secara filosofis, Amati Geni mengajarkan umat Hindu untuk manahan amarah dan mengendalikan hawa nafsu agar dapat menjalani hidup dengan lebih bijaksana.
Tidak hanya sebagai pengendalian hawa nafsu, ibadah ini juga bentuk dari penghormatan kepada alam dengan mengurangi konsumsi energi.
Merupakan larangan untuk menghentikan aktivitas fisik termasuk bekerja. Tujuannya ialah agar umat Hindu dapat fokus bermeditasi. Dengan tidak bekerja, seseorang punya kesempatan untuk memikirkan kehidupannya sendiri dan mempersiapkan diri untuk menjadi lebih baik di tahun tersebut.
ADVERTISEMENT
Amati Lelungan adalah larangan untuk tidak pergi meninggalkan rumah. Secara simbolis, Amati Lelungan bertujuan untuk mengamati diri atau introspeksi diri dibandingkan dengan mencari kebahagiaan di luar.
Saat perayaan Nyepi, terutama di Bali. Jalan menjadi sepi karena tidak adanya aktivitas selama hari raya tersebut.
Di Hari Raya Nyepi, segala bentuk hiburan baik itu mendengar musik, menonton film bermain game atau berpesta. Hal tersebut bertujuan untuk menciptakan ketenangan batin dan menjauhkan diri dari kesenangan duniawi.
Keempat larangan tersebut merupakan wujud dari pengendalian diri. Dalam perayaan Hari Raya Nyepi larangan Catur Brata Penyepian memiliki makna yang cukup luas. Dengan melaksanakan ibadah larang ini, umat Hindu dapat menjalankan tahun baru dengan hati yang bersih, penuh kesadaran dan keseimbangan spiritual.
ADVERTISEMENT