Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten Media Partner
Sumsel Kejar Target 3 Besar Lumbung Beras Nasional
4 Maret 2025 14:46 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menargetkan Sumsel naik peringkat menjadi tiga besar penghasil beras nasional dan berpotensi menjadi lumbung pangan utama Indonesia.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru, Sumsel saat ini berada di peringkat lima nasional sebagai daerah penghasil beras terbesar.
"Kita upayakan Sumsel bisa masuk tiga besar, kalau bisa menjadi nomor satu dan menjadi lumbung pangan nasional. Potensinya sangat besar, " ujar Amran saat Sosialisasi Inpres No. 3 Tahun 2025 Tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian di PT PUSRI, Palembang, Selasa 4 Maret 2025.
Wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) dan Musi Banyuasin (Muba) disebut menjadi daerah andalan dalam mewujudkan target tersebut. Amran optimistis dalam lima tahun ke depan, Sumsel mampu merealisasikan potensi ini di kepemimpinan Herman Deru.
"Sumsel di bawah kepemimpinan Herman Deru rangking 8 penghasil beras dan sekarang 5 nasional. Saya yakin dengan pencapaian ini Sumsel dapat masuk tiga besar kalau bisa nomor 1," kata dia.
Amran menyebutkan tak hanya Sumsel menjadi prioritas pengembangan pertanian akan tetapi ada Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Papua Selatan.
Menanggapi target tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru menyambut baik dan berkomitmen untuk mewujudkannya. Ia menyebut Sumsel memiliki lahan yang cukup luas dan subur, menjadi modal kuat untuk meningkatkan produksi beras.
“Pak Menteri menargetkan ini karena Sumsel punya potensi besar. Insyaallah, di periode kedua kepemimpinan saya, target ini bisa terwujud. Lahan kita siap dan produksi bisa terus digenjot,” kata Herman Deru.
Herman Deru juga mengingat masa kejayaan Sumsel pada 2019, ketika produksi beras mencapai 4,8 juta ton berkat bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah pusat. Saat itu, Sumsel langsung melesat ke peringkat lima nasional sebagai penghasil beras terbesar.
"Sayangnya, setelah itu produksi tidak naik lagi karena perubahan kepemimpinan di Kementerian Pertanian. Tapi saya yakin Sumsel bisa naik lagi minimal tiga peringkat ke depan," tambahnya.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta optimalisasi potensi lahan, Sumsel diharapkan mampu menjadi kekuatan baru dalam ketahanan pangan nasional dan membawa kesejahteraan bagi petani di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT