Wall Street Ditutup Menguat Sebelum Trump Umumkan Perang Tarif

3 April 2025 6:16 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
New York Stock Exchange (NYSE) di Wall Street, New York City. Foto: Brendan McDermid/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
New York Stock Exchange (NYSE) di Wall Street, New York City. Foto: Brendan McDermid/REUTERS
ADVERTISEMENT
Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (2/4) sebelum pidato Presiden AS Donald Trump soal pengenaan tarif bea masuk terbaru terhadap negara-negara lain.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari Reuters pada Kamis (3/4), Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 235,36 poin atau 0,56 persen dan ditutup pada 42.225,32, S&P 500 (.SPX) naik 37,90 poin, atau 0,67 persen menjadi 5.670,97 dan Nasdaq Composite (.IXIC), naik 151,16 poin atau 0,87 persen menjadi 17.601,05n
Saat itu Trump mulai berpidato setelah Wall Street tutup, baik indeks berjangka S&P 500 maupun indeks berjangka Nasdaq langsung anjlok kenaikan karena investor merasa cemas karena rencana tarifnya yang luas.
Indeks berjangka S&P 500 turun 1,6 persen saat ia berpidato, sementara indeks berjangka Nasdaq turun 2,4 persen.
"Perkataan presiden itu penting. Perkataan itu dapat, dan memang, mengubah kebijakan dan cara perusahaan-perusahaan Amerika menanggapi berbagai hal. Itulah beban yang kita semua rasakan sekarang,” kata Christopher Wolfe, presiden dan kepala investasi Pennington Partners & Co.
ADVERTISEMENT
Beberapa tarif, termasuk tarif baja, aluminium dan mobil, telah diumumkan meskipun Trump mengungkap rincian kebijakan tarifnya dalam suatu sesi di White House Rose Garden di pukul 4 sore ET (Eastern Time).
Trump mengeluarkan perintah termasuk mengenakan tarif dasar 10 persen pada semua impor ke AS dan bea yang lebih tinggi pada beberapa mitra dagang terbesar AS.
Presiden AS Donald Trump melakukan tanda tangan perintah esekutif di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (20/3/2025). Foto: Mandel Ngan/AFP
Saham perusahaan teknologi besar mempengaruhi penguatan Wall Street pada perdagangan Rabu (2/4). Saham Tesla (TSLA.O) melonjak 5,3 persen setelah Politico melaporkan bahwa Trump telah memberi tahu anggota Kabinetnya dan kontak dekat lainnya bahwa rekan miliardernya Elon Musk, CEO pembuat kendaraan listrik, akan segera mundur dari perannya di pemerintahan.
Selain itu saham Amazon.com (AMZN.O) juga naik 2 persen lebih tinggi setelah dilaporkan perusahaan tersebut menawar platform video pendek TikTok.
ADVERTISEMENT
Volume di bursa AS adalah 15,94 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 15,86 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.