Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Dasco soal RI Kena Tarif Impor Trump: Kita Harus Diplomasi Perdagangan
3 April 2025 17:26 WIB
·
waktu baca 1 menit
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Dasco menegaskan Indonesia harus bisa melobi AS, khususnya terkait besaran tarif impor yang dikenakan.
"AS adalah mitra dagang penting untuk Indonesia. Kita harus melaksanakan diplomasi perdagangan dengan baik," kata Dasco melalui keterangan tertulis, Kamis (3/4).
Dasco juga menegaskan pentingnya memperhatikan jangan sampai Indonesia menjadi sasaran tempat pembuangan barang-barang produk negara lain yang tidak bisa dipasarkan di AS.
"Ini sangat berbahaya untuk produk industri Indonesia dan bisa mengagagalkan proses hilirisasi kita. Kita musti jaga bersama kepentingan nasional ini bersama antara pemerintah, swasta, eksekitif, legislatif, dan penegak hukum," ujar Dasco.
Selain Indonesia, China juga dikenakan tarif impor atau tarif imbal balik (resiprokal) 34 persen. Negara tirai bambu tersebut menjadi negara pertama yang disebut Trump saat mengumumkan tarif baru.
ADVERTISEMENT
Sementara di negara ASEAN, Trump mengenakan tarif impor tinggi ke Thailand yaitu 36 persen dan Vietnam 46 persen. Selain ASEAN, negara-negara sekutu AS juga kena serangan dari Trump. Misalnya saja Eropa 20 persen, Jepang 24 persen, Korea Selatan 25 persen.
Donald Trump mengumumkan tarif impor baru ke banyak negara yang menjadi dimulainya genderangan perang dagang Trump, Rabu (2/4) malam waktu AS. Indonesia termasuk negara yang terdampak kebijakan baru ini. Tarif Impor Baru Trump, Indonesia Kena 32%