Gobel Beri 8 Catatan untuk Antisipasi Dampak Kebijakan Tarif Donald Trump

3 April 2025 21:35 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Wakil Ketua DPR RI Bidang Korinbang, Rachmat Gobel. Foto: Tim Humas DPR
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua DPR RI Bidang Korinbang, Rachmat Gobel. Foto: Tim Humas DPR
ADVERTISEMENT
Anggota Komisi VI DPR RI, Rachmat Gobel, memberikan catatan bagi pemerintah untuk mengantisipasi dampak dari kebijakan perang tarif Presiden AS Donald Trump.
ADVERTISEMENT
Seperti diketahui, Presiden Trump mengumumkan tarif baru ke sejumlah negara. Adapun Adapun produk Indonesia dikenakan tarif hingga 32 persen karena dinilai memberikan surplus bagi Indonesia hingga USD 18, miliar.
"Langkah Trump ini akan memiliki dampak yang besar bagi Indonesia. Hanya ada satu kalimat: mari kita jaga dan kita selamatkan Indonesia dari bahaya di depan mata kita,” kata Gobel dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/4).
Gobel mengatakan sebelum perang tarif ini, ekonomi Indonesia sudah mengalami deindustrialisasi dengan tutupnya sejumlah pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Ada kemungkinan hal itu akan berlanjut semakin dalam,” katanya.
Dengan demikian, katanya, pengangguran bisa semakin meningkat. Pada sisi lain juga ada kecenderungan nilai rupiah terus melemah terhadap sejumlah mata uang asing.
ADVERTISEMENT
Untuk itu, Gobel memberikan sejumlah saran. Pertama, memberikan kemudahan dan deregulasi perizinan bagi yang akan berinvestasi di Indonesia.
Presiden Donald Trump menunjukkan grafik tarif impor baru saat "Make America Wealthy Again" di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (2/4/2025). Foto: Brendan Smialowski/AFP
Kedua, berikan insentif pajak dan tarif bagi dunia usaha. Ketiga, jaga pintu-pintu masuk Indonesia dari barang selundupan. Keempat, melarang secara permanen impor tekstil dan produk tekstil bermotif kain tradisional Indonesia seperti batik, tenun, maupun sulam.
Kelima, melarang secara permanen impor pakaian bekas. Keenam, pemerintah membantu mencarikan pasar ekspor baru. Ketujuh, pemerintah harus melakukan perundingan dengan pemerintah Amerika Serikat untuk menurunkan tarif. Kedelapan, lindungi dan jaga pasar dalam negeri dari serbuan produk impor.
Pada sisi lain, kata Gobel, kebijakan Trump tersebut akan membuat semua negara akan berlomba-lomba memberikan insentif bagi eksportirnya untuk mencari pasar baru.
ADVERTISEMENT
"Barang-barang dari China dan Vietnam bisa banjir ke Indonesia. Ini yang harus dicegah. Kita harus melindungi pasar dalam negeri dari serbuan impor, salah satunya melalui penegakan aturan TKDN,” katanya.
Gobel juga mengingatkan pemerintah tentang pentingnya menjaga kondisi sosial. “Perkuat solidaritas sosial dan kepedulian sosial. Mari kita sama-sama menjaga Indonesia. Jadikan momen ini sebagai momen kebangkitan. Tantangan dan ancaman kita ubah menjadi peluang untuk membangun spirit kebersamaan, cinta Tanah Air, dan perilaku bersih dari korupsi dan nepotisme,” katanya.