RI Hubungi Malaysia, Bahas Langkah Bersama ASEAN Hadapi Tarif Dagang Trump

3 April 2025 19:29 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden Donald Trump menyampaikan pidato mengenai tarif impor baru saat "Make America Wealthy Again" di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (2/4/2025). Foto: Brendan Smialowski/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Donald Trump menyampaikan pidato mengenai tarif impor baru saat "Make America Wealthy Again" di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (2/4/2025). Foto: Brendan Smialowski/AFP
ADVERTISEMENT
Pemerintah Indonesia membuka komunikasi dengan Malaysia terkait pemberlakuan tarif dagang oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
ADVERTISEMENT
Sama seperti RI, Malaysia terdampak kebijakan Trump. Komunikasi dengan Negeri Jiran dilakukan demi menentukan respons bersama negara anggota ASEAN terhadap AS.
“Indonesia telah berkomunikasi dengan Malaysia selaku pemegang Keketuaan ASEAN untuk mengambil langkah bersama mengingat 10 negara ASEAN seluruhnya terdampak pengenaan tarif AS,” ucap Kemlu dalam keterangan resminya, Kamis (3/4).
Menteri Luar Negeri Sugiono. Foto: Yasuyoshi Chiba/AFP
Pemberlakuan tarif kepada Indonesia dan sejumlah negara dunia diumumkan Trump pada Selasa (2/4). Indonesia terkena 32 persen tarif resiprokal yang akan berlaku pada 9 April mendatang.
Kemlu RI menyatakan, sejak awal tahun ini, Indonesia telah mempersiapkan berbagai strategi dan langkah untuk menghadapi penerapan tarif resiprokal AS dan melakukan negosiasi dengan Pemerintah AS.
“Tim lintas kementerian dan lembaga, perwakilan Indonesia di AS dan para pelaku usaha nasional, telah berkoordinasi secara intensif untuk persiapan menghadapi tarif resiprokal AS,” jelas Kemlu RI.
ADVERTISEMENT
“Pemerintah Indonesia akan terus melakukan komunikasi dengan Pemerintah AS dalam berbagai tingkatan, termasuk mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Washington DC untuk melakukan negosiasi langsung dengan Pemerintah AS,” sambung Kemlu.